Laman

Senin, 14 November 2022

APAKAH ERA SAHAM BATUBARA AKAN SEGERA BERAKHIR? (15 NOVEMBER 2022)

2021 hingga 2022 kini saham batubara masih berjaya dengan penjualan dari saham-saham batubara yang moncer banget, kita bisa lihat betapa berjayanya ITMG, PTBA, BSSR, dan kawan-kawan. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, harga batubara menunjukkan koreksi yang dalam, terpantau harga batubara di Ice Newcastle turun dari pucuknya di 400 an sekarang sudah di 300an. Apakah waktunya untuk menjual saham batubara? Apakah era batubara akan segera berakhir?

Kita harus melihat beberapa driver dari harga batubara yang terus tinggi

1. Perang masih berlanjut
Seperti yang kita tahu, perang Rusia-Ukraina masih berkecamuk, mempertimbangkan Rusia sebagai salah satu tuan rumah coal dunia. Rusia benar-benar menang soal komoditas, Rusia menyatakan perang di saat dirinya benar-benar sedang kuat-kuatnya. Selama perang berlanjut, harga coal akan tetap tinggi, bagaimanapun perang membutuhkan banyak sekali energi, ditambah lagi kelangkaan energi emang sedang terjadi. Sudah langka, makin langka aja coal.

2. Musim hujan
Musim hujan bikin susah proses pengangkatan batubara, coba public expose DOID yang mengatakan bahwa proses pengambilan batubara itu sulit dilakukan ketika musim hujan, maka itu biasanya mereka hanya melakukan proses overburden. Sehingga tidak banyak batubara yang bisa diangkat ke atas bumi untuk kemudian dikeringkan lalu dijual. Salah satu daerah yang banyak tambang batubara di Indonesia yaitu Kalimantan Timur, berdasarkan cuaca di Kaltim ini sering hujan akhir-akhir ini. Sudah jelas dengan sedikitnya supply maka harga coal akan tetap strong.

3. Industri mulai bangkit
Industri yang mulai bangkit pasca pandemi membutuhkan banyak energi untuk berjalan. Salah satu industri yang paling banyak makan energi adalah industri semen dan tekstil. Perlahan kita bisa lihat demand dari perumahan mulai naik. Tentu ini akan membuat industri semen menggenjot produksi semen nya.

Fear and greed

Selain itu, saya sebagai investor melihat banyak fear dari media yang mulai menggembor-gemborkan tentang pensiun PLTU batubara. Hal yang sebenarnya sudah dari lama dilakukan tetapi masih aja di gembor-gemborkan (terutama pas harga coal jatuh ehehe), rasanya seakan-akan besok hari PLTU batubara semuanya dipensiunkan.